kafe bumitua banjarmasin

Di tengah menjamurnya kafe yang menyediakan kopi dan non kopi, tempat yang satu ini memiliki keunikan tersendiri karena menyediakan berbagai jenis teh. Bukan hanya langsung di sajikan, disini kita juga bisa merasakan experience tersendiri loh.

Bagaimana tidak menyenangkan? Salah satu kafe di Banjarmasin ini, kalian bisa memilih jenis teh nya langsung. Tidak hanya itu saja, proses penyajiannya pun juga seru banget, karena pakai alat khusus. Benar-benar hal baru yang aku rasakan sejauh ini.

Kafe Apa Itu?

Aku tahu tempat ini, dari teman ku yang lagi senang sekali mengeksplorasi tempat baru. Teman ku itu sering sekali membuka google maps sebagai patokan tempat apa yang bakal dikunjungi. Kebetulan, ada sebuah tempat yang berbeda konsep nya.

Berlokasi di kota Banjarmasin, tepatnya di wilayah pramuka. Tempatnya sendiri rada tersembunyi sih, soalnya lokasinya sendiri terletak di gang kecil. Bahkan, kalau kalian ingin parkir kendaraan disana, bukan di depan tempatnya, melainkan di salah satu rumah warga.

Namanya, Bumi Tua Home Brewing

 

kafe bumi tua banjarmasin

tampilan depan nya seperti ini.

Kesan Pertama

Aku sih kurang tahu alasan kenapa tempatnya dinamakan seperti itu. Yang jelas, suasana dan interior nya itu nyaman banget sih. Dari luar sampai dalam, hampir semuanya menggunakan kayu dengan nuansa yang cozy (maaf kalau salah yak, maaf wkwk).

Nuansa nya berasa β€œbumi” banget. Seperti nama kafe nya sih, Bumi Tua Home Brewing. Pokoknya kalau masuk ke dalam, seperti masuk ke dunia yang lain. Jauh dari hiruk pikuk kota. Menurut aku, ini pas banger menjadi obat penat dari segala rutinitas yang ada.

Varian Teh dan Kopi

Pilihan jenis teh nya banyak sekali ternyata. Jujur, aku sampai bingung mau memilih yang mana. Habisnya semua begitu menggoda untuk di seruput sih. Dari yang varian teh single (satu varian), sampai yang premium (campuran beberapa jenis teh, herbs, bunga, dan rasa).

kafe bumi tua banjarmasin

 

Lihat foto diatas, nuansa nya kayak di laboratorium teh enggak sih? πŸ˜€ Tapi, kalau kalian kurang suka dengan teh, disini juga menyediakan varian kopi kok, kopi nya juga fresh. Wangi nya jujur enak banget, bikin rileks. Dari segi varian harga, standar kok seperti kafe-kafe pada umumnya πŸ˜€

kafe bumi tua banjarmasin

Mau teh, ada. Mau kopi, ada. Mau jamu juga ada hehe

Kalian yang bingung dengan masalah teh nge teh ini, tenang saja kawan. barista nya disana super ramah dan baik banget, padahal aku baru perdana. Sabar banget menjelaskan berbagai macam teh. Bahkan nih ya, barista nya sampai mau repot-repot untuk menyodorkan teh satu-persatu untuk aku hirup aroma nya sebelum di seduh.

Masalah nya adalah, aku tuh bingung karena kebanyakan varian teh nya. Norak memang yak wkwk

Rekomendasi Teh dari Barista

Setelah aku kebingungan memilih teh mana yang aku inginkan, akhirnya barista nya merekomendasikan aku beberapa varian teh yang beraroma buah. Aku pun akhirnya disodorkan 5 varian teh yang aroma nya fruity. Ada Papilio Berry, Nalesha Peach, Susvada Mango, Berrybiscous, dan Amyra lychee.

 

kafe bumi tua banjarmasin

 

Papilio Berry

Komposisi nya terdiri dari teh hijau, bunga telang, cranberry, limo, lemon, dan ekstrak buah.
Aroma nya berry banget yang ini

Nalesha Peach

Kalau Nalesha Peach ini, komposisi nya terdiri dari teh hijau, aprikot, raspberry, blueberry, lemon, calendula, stevia, dan ekstrak buah.
Wangi peach berpadu dan berry nya beh, berasa dimanjain :p

Susvada Mango:

Pecinta flavor mangga, yuk sini merapat πŸ™‚
Isinya sendiri terdiri dari teh hijau, mangga, mawar, krisan, stevia, dan ekstrak buah.
Nah, buat kalian yang suka sama buah mangga, flavor mangga nya enak banget, ada sweet nya juga.

Berrybiscous

Kalau kalian suka aroma buah sekaligus rempah, kalian bisa coba varian yang ini.
Campuran nya ada teh hitam, hibiskus, lemon, cranberry, raspberry, blueberry, secang, dan ekstrak buah.
Ini aroma nya unik sih, berry tapi ada sentuhan sedikit aroma rempah dari kayu secang nya.

Amyra Lychee:

Kalian baru pertama kali mencoba teh yang premium? Kalian bisa coba ini.
Terdiri dari teh hitam, calendula, dan ekstrak buah.
Aroma nya leci yang simple banget. Untuk kalian yang mungkin belum pernah mencoba teh premium, kalian bisa mencoba varian yang ini.

Brewing time

 

kafe bumi tua banjarmasin

Setelah aku mengendus-ngendus teh (tenang, aku enggak bar-bar kok), aku memutuskan untuk memilih teh yang varian Papilio Berry.

Pas teh nya diantar ke aku, barista nya bilang kalau aku harus menunggu kurang lebih 4 menit kalau enggak salah. Asli yah, pas menunggu beberapa menit, seduhan teh nya menghasilkan warna nya cantik banget. Warnanya itu merah, tapi ada keungu-unguan juga. pokoknya, warnanya itu cewek banget πŸ˜€

Aroma dan rasa nya benar-benar berry banget. Meski disini tidak disediakan gula (tapi coba aja minta tambahan gula ke barista nya, siapa tau dikasih paling barista nya cuma senyum :p), tapi setiap tegukan nya ada sedikit rasa manis yang samar-samar.

Oh iya, satu teko teh nya (benar kan aku nulis nya kali ini? :D) itu bisa buat sharing untuk 2-3 orang. Tapi, aku kan orang nya kemaruk, jadi sanggup menghabiskan sendirian.

Jadi…

kafe bumi tua banjarmasin

andai gelas nya bisa dibawa pulang yah πŸ˜€

Karena aku minta tambahan es batu (waktu aku kesana, pas siang hari sih. jadi perlu yang dingin), mereka menyediakan gelas tambahan berisi es batu. Ya gelas nya seperti gambar yang diatas itu.
Gelas nya menggemaskan sekali, ada nuansa Jepang nya. Secara budaya nge-teh kan awalnya dari negeri Jepang.

Untuk interior nya sih, aku suka banget pokoknya. Memang berasa seperti ada nuansa Jepang nya gitu. Sebenarnya kalau kalian duduk diluar, dia ada air terjun mini nya juga. Tentu saja karena itu spot favorit, jadi keduluan orang deh duduk disana πŸ˜€

Kalian ingin santai disana sambil mengerjakan tugas? Tenang saja, kalau duduk didalam, ada disediakan colokan listrik juga. Jadi kalian tidak perlu khawatir kehabisan baterai saat mengerjakan tugas. Yang ada, kalian bisa lupa waktu kalau udah kesana.

Spot foto disini juga bagus banget loh. Indoor maupun outdoor nya bikin kalian bakal kalap sih buat foto-foto πŸ™‚

Kalau kalian ingin menyempatkan waktu kesini, mereka buka dari jam 8 pagi sampai jam 10 malam. Lokasinya berada di jalan Pramuka, gang Arraudah. Pokoknya kalau kalian masuk jalan Pramuka via A Yani/terminal, gang nya ada di sebelah kiri.

Yang kepo sama postingan mereka, bisa intip aja di instagram mereka @Bumitua.homebrewing yaw πŸ™‚

Next nya mau kemana lagi ya aku? Mau nya sih mengeksplore tempat lebih banyak lagi, tapi susah mencari waktunya. Maybe kalau aku sudah mengeksplore tempat lain, aku bakal tulis lagi di blog ini.

Terimakasih sudah menyempatkan waktu untuk mampir membaca tulisanku ini. Sehat-sehat ya kalian semua ^^